Pernyataan Anti Kekerasan

Mencermati bahwa kerusuhan dan kekerasan di tanah air terjadi karena keterkaitan berbagai faktor seperti

(1) krisis ekonomi yang mengakibatkan menurunnya proses produksi, melonjaknya harga, meningkatnya pengangguran, dan menurunnya daya beli masyarakat (termasuk untuk sembako);

(2) konflik SARA dengan berbagai pemicunya, dan

(3) kekurangtanggapan Pemerintah terhadap aspirasi masyarakat regional dan lokal,

Maka dengan ini Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Kanada (PERMIKA) di Montreal mengambil sikap dengan menyatakan sebagai berikut:

    1. Menyesalkan terjadinya kerusuhan di berbagai daerah seperti Banyuwangi, Ketapang, Kupang, Ambon, Sambas, dan mengusulkan pencegahan kemungkinan terjadinya insiden serupa di tempat lain.
    2. Mendesak Pemerintah untuk lebih cepat dan lebih serius lagi dalam menangani masalah kerusuhan.
    3. Menghimbau Pemerintah untuk menangani masalah pengungsi secara bijaksana dengan menjamin keselamatan jiwa dan harta miliknya.
    4. Mendukung upaya TNI dan POLRI dan berharap agar bertindak lebih tegas dalam menangani kerusuhan yang bermuatan SARA.
    5. Menghimbau pelaksanaan dan penegakan hukum di seluruh Indonesia secara lebih intensif.
    6. Menghimbau berbagai kalangan seperti pakar politik, sosial, ekonomi dan tokoh masyarakat untuk lebih aktif menyelesaikan masalah melalui berbagai pendekatan.
    7. Mendukung upaya dialog antar berbagai elemen bangsa untuk menyamakan visi dan misi dalam menangani krisis di Indonesia.
    8. Menghimbau partai-partai politik, tokoh masyarakat, dan media massa untuk bersama-sama menggemakan kampanye anti kekerasan.

Montreal, Canada, 10 April 1999

Kembali Ke Homepage || Dukungan || Keprihatinan